Istana Maimun Peninggalan Kerajaan Deli

173

Istana maimun merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi jika berada di kota medan. Istana peninggalan kerajaan deli ini sangat erat kaitanya dengan suku melayu. Suku melayu merupakan suku asli kota medan, hal ini dapat dibuktikan dengan berdisrinya Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mashun yang masi popular hingga saat ini.

Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan. Bangunan istana ini menghadap ke utara. Istana maimun berlokasi di Jl. Brigjen Katamso Medan. Istana Maimun adalah peninggalan dari Sultan Kerajaan Deli yang bernama Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Pusat kerajaan Deli ini didominasi dengan warna kuning (warna khas orang melayu).

Untuk tiket masuk hanya dikenakan 5 ribu rupiah per orang. Sebelum masuk ke dalam istana kita di wajibkan untuk melepaskan dan meletakkannya ditempat yang telah di sediakan. Di dalam istana terdapat sofa, baju, dan foto-foto jaman kerajaan melayu dulu, singgah sana raja dan masih banyak lagi. Ada juga toko souvenir dan penyewaan baju adat melayu di dalam istana. Untuk harga sewa baju hanya sekitar 10 ribu. Di sini juga tersedia souvenir yang bias dijadikan oleh oleh, namun soal harga lebih murah jika beli di luar istana dari pada di dalam istana itu sendiri.

Usia Istana Maimun yang sudah tua dan juga desain interiornya yang unik menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun manca Negara. Istana Maimun memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia, namun sayang keadaanya kurang terurus sekarang. Jika kita melewati tempat ini pada sore hari, kita bahkan bisa melihat anak-anak bermain sepak bola di halaman istana ini.

Dilansir dari satupedang.blogspot.com  bagi para pengunjung yang datang ke istana, mereka masih bisa melihat-lihat koleksi yang dipajang di ruang pertemuan, seperti foto-foto keluarga sultan, perabot rumah tangga Belanda kuno, dan berbagai jenis senjata. Di sini, juga terdapat meriam buntung yang memiliki legenda tersendiri. Orang Medan menyebut meriam ini dengan sebutan meriam puntung.

Kisah meriam puntung ini punya kaitan dengan Putri Hijau. Dikisahkan, di Kerajaan Timur Raya, hiduplah seorang putri yang cantik jelita, bernama Putri Hijau. Ia disebut demikian, karena tubuhnya memancarkan warna hijau. Ia memiliki dua orang saudara laki-laki, yaitu Mambang Yasid dan Mambang Khayali. Suatu ketika, datanglah Raja Aceh meminang Putri Hijau, namun, pinangan ini ditolak oleh kedua saudaranya. Raja Aceh menjadi marah, lalu menyerang Kerajaan Timur Raya. Raja Aceh berhasil mengalahkan Mambang Yasid. Saat tentara Aceh hendak masuk istana menculik Putri Hijau, mendadak terjadi keajaiban, Mambang Khayali tiba-tiba berubah menjadi meriam dan menembak membabi-buta tanpa henti. Karena terus-menerus menembakkan peluru ke arah pasukan Aceh, maka meriam ini terpecah dua. Bagian depannya ditemukan di daerah Surbakti, di dataran tinggi Karo, dekat Kabanjahe. Sementara bagian belakang terlempar ke Labuhan Deli, kemudian dipindahkan ke halaman Istana Maimun.Setiap hari, Istana ini terbuka untuk umum, kecuali bila ada penyelenggaraan upacara khusus.

Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Jika Istana Maimun ini terkesan kurang terawat, boleh jadi, hal ini disebabkan minimnya kesadaran masyarakan yang terkadang masih saja melanggar perintah tertulis yang telah dibuat.

Share.

About Author

173 Komentar

  1. Today, while I was at work, my cousin stole my apple ipad and tested to see if it can survive
    a 40 foot drop, just so she can be a youtube sensation.
    My iPad is now destroyed and she has 83 views. I know this
    is totally off topic but I had to share it with someone!

  2. Today, I went to the beachfront with my kids. I found a sea shell and gave it to my 4 year
    old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She placed
    the shell to her ear and screamed. There was a hermit crab inside and it pinched
    her ear. She never wants to go back! LoL I know this is
    totally off topic but I had to tell someone!

  3. You actually make it appear so easy with your presentation but I to find
    this matter to be really something that I think I’d never understand.
    It sort of feels too complicated and very broad for me. I am taking a look forward on your subsequent
    publish, I’ll try to get the hold of it!

Leave A Reply